Terkini
-
Ia Datang Lebih Dulu
EMPAT hari sudah pesan singkat itu tersimpan di telepon genggam saya. Saya sudah membacanya berkali-kali, tetapi belum juga membalasnya. Bukan…
Read More » -
Membangun Budaya, Bukan Sekadar Membuat Larangan
Bel masuk sudah berbunyi. Guru memasuki kelas. Sebagian siswa masih menatap layar telepon genggamnya. Ada yang sedang membalas pesan, ada yang menyelesaikan…
Read More » -
OSIS Bukan Tempat Belajar Menjadi Panitia
SETIAP kali memasuki tahun ajaran baru, hampir semua sekolah sibuk mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Jadwal disusun, panitia dibentuk,…
Read More » -
Niat Baik Harus Bertemu Aturan
ADA satu keputusan yang membuat saya harus memilih antara mengikuti rasa empati atau tetap berdiri di atas aturan. Setelah saya…
Read More » -
Saya Tidak Pernah Meninggalkan Panggung
LAMPU panggung temaram. Gerak para penari justru semakin menguat. Ada yang berlari, ada yang berputar dalam tempo cepat, ada pula…
Read More » -
Mengajar Bukan Sekadar Menyelesaikan Silabus
BEBERAPA waktu terakhir, saya sering mendengar keluhan yang hampir sama dari para guru. Tentang siswa yang dianggap kurang memiliki motivasi…
Read More » -
Warisan Terbesar Sebuah Sekolah
POHON yang tumbuh di tanah yang subur memang lebih mudah menjulang tinggi. Namun kehebatan seorang pekebun tidak diukur dari kemampuannya…
Read More » -
Ketika Keputusan Berhenti di Ruang Rapat
ADA kalanya saya merasa persoalan terbesar di sekolah bukan terletak pada siswa, bukan pula pada guru. Persoalan itu justru lahir…
Read More » -
Belajar di Rumah Kedua: Tentang Memahami, Bukan Sekadar Pindah
SEMAKIN lama saya memegang amanah sebagai kepala sekolah, semakin saya sadar bahwa tidak semua keputusan bisa dipahami hanya dari hasil…
Read More » -
Ketika Pilihannya Hanya Buruk dan Paling Buruk
KETIKA datang ke sebuah sekolah sebagai pemimpin baru, kita tidak pernah memulai dari halaman kosong. Kita mewarisi banyak hal. Ada…
Read More »